Sabtu, 10 Oktober 2015

JENIS - JENIS KABEL JARINGAN

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pada kesempatan pertama ini, saya akan mem-posting macam - macam kabel jaringan. Apa saja itu ? Silakan di lihat-lihat sepuas hati Anda.

  1. Kabel Coaxial
         Terdiri atas dua kabel yang diselubungi oleh dua tingkat isolasi. Tingkat isolasi pertama adalah yang paling dekat dengan kawat konduktor tembaga. Tingkat pertama ini dilindungi oleh serabut konduktor yang menutup bagian atasnya yang melindungi dari pengaruh electromagnetic. Sedangkan bagian inti yang digunakan untuk transfer data adalah bagian tengahnya yang selanjutnya ditutup atau dilindungi dengan plastik sebagai pelindung akhir untuk menghindari dari goresan kabel. Kabel Coaxial terdiri dari  bagian yaitu:

    -) Center Core di pusat kabel, yang berfungsi sebagai konduktor.
    -) Dielectric insulator, pembatas metallic sield dan center core.
    -) Metallic shield, pelindung kabel dari gangguan luar.
    -) Plastic jacket, pelindung kabel terluar.

Kabel Coaxial ada 2 jenis, yaitu:
    a) 10Base5 / Thicknet, merupakan sebuah kabel coaxial RG/U58, kabel "original" Ethernet. Sudah tidak digunakan lagi untuk LAN modern. Aturan Penggunaan Thicknet sbb :
  • Setiap ujung harus diterminasi dengan terminator 50-ohm.
  • Maksimum 3 segment dengan peralatan terhubung (attached device) atau berupa populated segments.
  • Setiap kartu jaringan memiliki pemancar tambahan (external transceiver).
  • Setiap segment maksimal berisi 100 perangkat jaaringan, termasuk repeater.
  • Maksimum panjang kabel per segment adalah 1.640 feet (sekitar 500 meter).
  • Jarak maksimum antar segment adalah 4.290 feet (sekitar 1500 meter).
  • Setiap segment harus diberi ground.
  • Jarak maksimum antar pencabang dari kabel utama ke perangkat adalah 16 feet (sekitar 5 meter).
  • Jarak minimum antar tap adalah 8 feet (sekitar 2.5 meter).
     b) 10Base2 / Thinnet, merupakan sebuah kabel RG/U8, mempunyai diameter lebih kecil dibandingkan dengan Thicnet. Kabel ini sudah tidak direkomendasikan lagi, tetapi masih digunakan pada jaringan LAN yang sangat kecil. Aturan Penggunaan Thinnet sbb :
  • Setiap ujung diberi hambatan 50-ohm.
  • Panjang maksimal kabel sekitar 100 feet (185 meter) per segment.
  • Setiap segment maksimum terkoneksi sebanyak 30 perangkat jaringan.
  • Kartu jaringan cukup menggunakan transceiver yang on-board.
  • Maksimum ada 3 segment yang terhubung satu sama lain.
  • Setiap segment dilengkapi dengan 1 ground.
  • Panjang maksimum antar T-connector adalah 1,5 feet (90,5 meter).
  • Panjang maksimum kabel dalam satu segment adalah 1.818 feet (555 meter).
2.       Kabel Twisted Pair

a.       UTP (Unshielded Twisted Pair)

Kabel UTP digunakan untuk LAN dan sistem telepon. Kabel UTP terdiri dari empat pasang warna konduktor tembaga yang setiap pasangnya berpillin. Pembungkus kabel memproteksi dan menyediakan jalur bagi tiap pasang kawat. Kabel UTP terhubung ke perangkat melalui konektor modular 8 pin yang disebut Konektor RJ-45. Semua Protokol LAN dapat beroperasi melalui kabel UTP. Kebanyakan perangkat LAN dilengkapi dengan RJ-45. Secara singkat, kabel UTP murah dan mudah dipasang, dan bisa bekerja untuk jaringan skala kecil.

b.      STP (Shielded Twisted Pair)

Kabel ini sama dengan kabel UTP, tetapi kawatnya lebih besar dan diselubungi dengan lapisan pelingung isolasi untuk mencegah gangguan inerferensi. Jenis kabel STP yang paling umum digunakan pada LAN adalah IBM jenis/kateori 1. “Shielded Twisted Pair” juga merupakan jenis kabel telepon yang digunakan beberapa bisnis instalasi. Terdapat pembungkus tambahan untuk tiap pasangan kabel (“twisted pair”). Kabel STP juga digunakan untuk jaringan Data, digunakan pada jaringan Token-Ring IBM. Pembungkusnya dapat memberikan proteksi yang lebih baik terhadap interferensi EMI.

3.       Kabel Fiber Optik

Kabel Fiber Optik adalah teknologi kabel terbaru. Terbuat dari gelas optik. Di bagian tengah kabel terdapat filamen gas, yang disebut “core”, dan dikelilingi lapisan “cladding”, “buffer coating”, material penguat, dan pelindung luar. Informasi ditransmisikan menggunakan gelombang cahaya dengan cara meong-konversi sinyal listrik menjadi gelombang cahaya. Transmitter yang banyak digunakan pada jaringan WAN untuk komunikasi suara dan data. Kendala utama penggunaan kabel fiber optik di LAN adalah perangkat elektroniknya yang masih mahal. Sedangkan harga kabel fiber optik sendiri sebanding dengan kabel LAN UTP.


Sekian posting tentang kabel jaringan. Bila ada kekurangan, mohon maaf. Terima kasih, Wassalamu’alaikum Wr. Wb.